//
you're reading...
Budaya, Sejarah, dan Filsafat (Materi dan Tugas Kuliah)

Polusi Spiritual

Sekelompok pemuda yang sedang berdiskusi tentang lingkungan hidup, pada menjauhi seorang rekannya yang sedang berpuasa karena khawatir terkena polusi mulutnya.

Dengan menahan rasa tersinggungnya, ia minta waktu sebentar untuk berbicara:

“Polusi fisik yang berupa bau tak sedap dari darah, kotoran, dan mayat manusia sebagian besar menjadi tanggung jawab penciptanya. Yang menjadi tanggungan kita seratus prosen adalah polusi spiritual kita yang telah mengancam keselamatan umat, yang kini sedang saya netralkan dengan bau busuk mulut saya.”

Langit-Langit Desa: Himpunan Hikmah dari Sekarjalak – Muhammad Zuhri (hal. 86)

Advertisements

About emberilmu

Only a fan of all 'left' things. . . . . .

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

%d bloggers like this: